Bandung, 5 Juli 2017

08:30pm

Hi readers, kali ini saya mau share trip saya waktu ke Singapore bareng sahabat. Saya ke Singapore tanggal 18 Maret – 20 Maret 2017. Saya dan teman saya iseng aja ngebolang ke Singapore. Padahal kami berdua sama-sama belum pernah ke Singapore. Setelah saya melakukan riset alias ngumpulin data tempat wisata apa saja yang mau dikunjungin, dan tranportasi apa saja yang bisa kami gunakan selama di Singapore, langsung deh kami book tiket pesawat dan hotel. ^_^

Saat kami tiba di Bandara Changi, kami berdua seperti orang linglung. Hahahahaha mungkin saya saja yang linglung, temen saya sih biasa saja.

  1. Sesampainya kami di bandara, kami salah jalur pas mau keluar. Lalu temen saya ngeh kok kayaknya orang-orang pergi kearah yang berlawanan, yaudah terus kami balik arah. ^_^
  2. Saya dan temen saya mau beli kartu STP (Singapore Tourist Pass) buat naik MRT. Pas kami ke loket MRT, ternyata beli kartu STP bukan di loket itu, tapi di tempat yang lain. Terus si petugas loket ngarahin kami ke tempat lain sambil ngomong “Go up, go there“. Well, “go up” saya tau nie maksudnya keatas, tapi atas yang mana. “Go there” ini ambigu banget nie. Go there ke kiri atau ke kanan ga jelas. Alhasil kami nyasar mondar mandir ga ketemu loket penjual kartu STP. Bayangin aja, 1 jam kami muter-muter nyari loket yang jual STP. astagfirullooohhh… ^_^ Dan sesuatu banget yah akhirnya kami berhasil ketemu stand yang jual kartu STP, tempatnya seperti stand jual pulsa perdana gitu, saya kira belinya harus di loket sekitar MRT atau loket Bis gitu yah. astagaaa…. Yasudahlah yang penting akhirnya kami dapat juga tuh kartu. Maaf yah teman dirimu jadi capek gara-gara saya gak tahu belinya dimana. hahahahhahaha…. Oh iya STP ini berlaku untuk 3 hari unlimited, bebas mau berapa kali naik MRT atau naik bis. Ini semacam kartu terusan untuk transportasi di Singapore selama 3 hari. Harga kartu STP ini $38.
  3. Dari Bandara Changi kami menuju hotel dengan menggunakan MRT. Sesudah naik MRT, kami langsung duduk anteng. Eh ternyata MRT pertama yang kami naikin tidak langsung ke tempat tujuan, melainkan dari Changi hanya menuju ke Tanah Merah, terus balik lagi ke Changi. Kami naik MRT sudah sampai di Tanah Merah bukannya turun malah ikut balik lagi ke Changi. Koplak banget deh. Well, ini bukan karena kami innocent yah, tapi karena di peta jalur Changi itu warna hijau searah sama jalur ke tempat tujuan kami (Bugis), jadi kami pikir ga perlu transit. Next time kalau ke Singapore lagi harus transit di Tanah Merah yah. wkwkkwkkwkwkwkwkwkwkwkwk
Untitled.jpg
Ini sebagian peta MRT. Perhatikan jalur Changi Airport menuju Tanah Merah. MRT dari Changi Airport hanya sampai di Tanah Merah, dari Tanah Merah baru kita bisa melanjutkan ke destinasi tujuan kita.
STP (Singapore Tourist Pass)

Setelah itu kami turun di Bugis, dari Bugis kami jalan kaki menuju hotel tempat kami menginap yang berada di Bencoolen Street. Nama hotelnya Bencoolen Hotel. Untung banget temen saya sudah register rooming internet gitu di hp nya, sementara saya tidak kepikiran untuk internetan di jalan karena tidak terpikir untuk menggunakan google map selama di Singapore. Kirain semuanya akan easy & lancar jaya, ternyata kami buta jalan dan tetap butuh map. Oh la la…. ^_^

Sampai di hotel kami langsung merasa nyaman banget karena kamar hotelnya sangat cozy, ada wifi, tv, ac, dan hairdryer, lalu di lantai 2 ada kolam renang dan tempat fitness, tidak jauh dari kolam renang juga disediakan air di dispenser untuk pengunjung hotel yang mau mengisi ulang air botolnya. Kami baru explore hotel di hari terakhir di mana sebelumnya kami selalu membeli air mineral di toko dengan harga $1 sampai $2.5. Hadehhhh…. kalau tau disediain air begini kan mending tidak usah beli air lagi kan yah. hahahahahhaa

Oh ya, hotel ini recommended banget lho. Buat yang mau nginep disini alamatnya di 47 Bencoolen Street Singapore 189626, untuk info lebih detail kalian bisa cek di website http://www.hotelbencoolen.com. Lokasi hotelnya lumayan jauh ke stasiun MRT Bugis, namun cukup dekat dari stasiun MRT Bras Basah, pilihan lain bisa naik bis dari halte di seberang hotel. But it was good lha… kami masih bisa bepergian dengan lancar walau bingung, dan capek, dan nyasar. hahahahhahahahaa

Image may contain: bedroom and indoor
Kamar kami saat menginap di Bencoolen Hotel
Image may contain: pool and outdoor
Kolam renang di Bencoolen Hotel

Well, selama di Singapore kami lebih banyak jalan kaki, naik MRT, dan beberapa kali naik bis. Sampai kaki saya berasa capek banget dan kedua jempol kaki saya bengkak semua. hahahahahhaa Oh iya, kartu STP selain untuk naik MRT, juga bisa untuk naik Bis, jadi jangan takut kalau mau naik bis, pasti bisa kok.

Sebelum sampai hotel; saat kami berjalan kaki dari stasiun Bugis menuju Hotel Bencoolen, kami mampir dulu di Waterloo Street karena disitu ramai sekali banyak belanjaan kayak pasar kaget gitu. Masih di Waterloo kita sempat berfoto di depan Sri Krishnan Temple dan Kwan Im Thong Hood Cho Temple yang lokasinya berdekatan. Di daerah ini juga ada foodcourt di Albert Centre, Queen Street, kami makan siang murah disini. Saya makan nasi goreng seharga $3, karena ini di Singapore bilangnya murah yah, kalau di Indonesia buset mahal banget nasi goreng Rp 30.000. hahahahahaha Oh iya, disini ada makanan halal juga.

Image may contain: 1 person
Sri Krishnan Temple
Image may contain: 1 person, outdoor
Kuan Im Thong Hood Cho Temple

Tidak jauh dari sana ada juga toko pernak-pernik Buddha yang di depan tokonya juga banyak patung dewa-dewa untuk disembah sama masyarakat yang lewat situ atau yang mampir kesitu. Terus ada wishing ribbon di mana kita bisa menulis harapan/doa kita pada pita panjang yang disediakan lalu kita ikatkan pita tersebut pada patung Dewa (saya ga tau nama Dewanya. Liat gambar dibawah). ^_^ Mau tau apa yang saya tulis di wishing ribbon? hehehe “Get married, get rich, go to Europe”. Amin Amin. Sadhu…Sadhu…Sadhu….

No automatic alt text available.
Wishing Ribbon. Tulis harapan atau doa kamu di pita wishing ribbon, lalu ikatkan wishing ribbon pada patung dewa
Image may contain: one or more people, people standing and indoor
Naomi saat mengikatkan wishing ribbon pada patung dewa dengan harapan “Get Married, Get Rich, Go to Europe”

Image may contain: indoor and food

Image may contain: 1 person, indoor

Sorenya kami ke Chinatown, banyak oleh-oleh menarik di Chinatown. Berhubung saya sedang irit so ga belanja yah… cuma melihat-lihat dan berfoto saja. hahahahaha Tidak jauh dari Chinatown ada Sri Mariamman Temple. Tempatnya bagus deh. Saya dan teman saya sudah melepas sepatu dan ready untuk masuk, tapi karena si petugas melihat saya bawa kamera, jadi saya harus bayar $3 kalau ga salah, terus karena saya males bayar $3, jadi kami keluar dari temple. Wkwkwkwkwkwkwkkwkwwkk

Image may contain: outdoor
Chinatown Singapore
Image may contain: outdoor
Chinatown Heritage Center Singapore
Image may contain: 1 person, outdoor
Chinatown Singapore
Image may contain: 11 people, people smiling, outdoor
Sri Mariamman Temple Singapore
Image may contain: indoor
Tampak dalam Sri Mariamman Temple. Gw curi-curi foto dari luar.

Dari Chinatown kami ke Orchad Road. Di Orchad Road rencananya mau makan malam, tapi ternyata tempatnya elit banget gitu, kebanyakan resto yang mahal, lalu itu tempat perbelanjaan luxury gitu. So yaudah kami jalan-jalan dan foto-foto aja di sekitar Orchad Road dan capek banget, sampai saya ga mau balik lagi ke MRT Orchad, akhirnya kami pulang naik bis.

Image may contain: 2 people, people smiling, night and outdoor
Naomi berfoto di depan Orchad Mall
Image may contain: one or more people, night, tree, shoes and outdoor
Naomi berfoto bersama icon Orchad Mall

Dari Orchad Road kami naik bis dan turun entah dimana saya lupa, kalau ga salah turun di Bras Basah. Dari situ kami mau makan malam di Bugis Street, kami mengandalkan google map, dan muter-muter 2x sampai kaki saya sudah memar saking capeknya plus kelaparan pula, tapi tetap tidak sampai ke Bugis, dan akhirnya kami terpaksa makan di salah satu mall terdekat, ga jelas juga sih ini mall apa bukan, pokoknya kayak mall gitu lha yah, namanya The Cathay Cineplex. Saya lupa makan apa, yang jelas puas lha buat orang yang lagi kecapekan dan kelaparan. hehehhhe Oh iya, di jalan kami sempat mampir ke OBJECTIFS (Centre of Photography and Film), tempatnya sudah tutup tapi di luar ada karya-karya fotografi, lalu kami foto-foto deh.

Image may contain: 1 person, smiling, standing, night and outdoor
Naomi di depan Objectifs (Center of Photography and Film)
Image may contain: one or more people
Naomi saat melihat-lihat karya fotografi di halaman Objectifs (Center of Photography and Film)

Karena sudah malam dan sudah capek banget kami langsung balik ke hotel. Besok paginya kami jalan kaki ke Little India, kami sarapan makanan India yang enak dan murah banget. Di Little India banyak tempat makan halal, jadi jangan khawatir kalau ke Singapore karena hampir di semua tempat pasti ada makanan halal karena Singapore kan negara multi ras (semua negara juga multi ras yah), cuma maksud saya disini mayoritas Cina, India, Arab, dan Melayu. Jadi mix dimana-mana ada makanan halal juga.

Image may contain: sky, tree and outdoor
Little India Arcade
Image may contain: one or more people, sky, house and outdoor
Little India Singapore
Image may contain: sky and outdoor
Little India Singapore
Image may contain: food and outdoor
Little India Singapore

Dari Little India kami naik MRT ke stasiun Harbour Front menuju ke Sentosa Island. Dari Harbour Front kami naik cable car menuju Sentosa Island. Untuk menuju Sentosa Island ini tidak harus naik Cable Car, bisa naik bis, bisa naik MRT khusus Sentosa, bisa juga jalan kaki. Saya dan temen saya pilih naik Cable Car sambil melihat pemandangan Singapore dari atas Cable Car. Naik Cable Car ini harganya $32 untuk pulang pergi. Mahal dan sempat ragu, tapi yaudah namanya juga lagi liburan jadi dinikmati aja deh. hehehhe

Sampai di Sentosa, kami mampir di hutan apa gitu kita jalan-jalan ga jelas. hahahha terus kami ke Siloso Beach, ini pantainya bagus banget…. bodohnya saya ga selfie di sini karena saking panas dan terik, saya lebih fokus mencari tempat berteduh. hahhaha Dari Siloso Beach kami naik Sentosa Bis ke tempat main wahana Skyline Ride dengan harga $11 untuk sekali jalan. Saya dan teman saya dengan PD-nya naik skyline, dan saat sudah di atas…..astagfirulloh alazim ini tinggi banget man…. dan kami duduk di atas skyline tanpa ada safety belt atau pelindung apapun. Wahana ini cocok banget buat kamu yang mau bunuh diri, tinggal loncat aja pasti langsung bye. Saya panik banget pas diatas karena merasa tidak safety. Saya dan teman saya diam seribu bahasa dan kaku tidak bergerak, karena saya takut kalau bergerak nanti kami jatuh kebawah lalu masuk berita deh: “Dua turis asal Indonesia ditemukan meninggal dunia karena terjatuh dari wahana Skyline Sentosa Singapore”. wkwkwkwkkwkwk amit amit yah…..

Setelah naik skyline, kami berfoto lagi di sekitaran Sentosa, foto di depan Universal Studio, di depan Eye Trick Museum, Candylicious, dll. Yang paling seru itu waktu berfoto bersama ular phyton, cukup bayar $5 kamu sudah bisa berfoto bareng ular phyton. hohoho

Oh iya ada pengalaman yang agak kocak nie, waktu saya dan teman saya di Sentosa, tiba-tiba ada cowok India nyamperin kami. Saya pikir dia mau nanya arah jalan, karena awalnya dia nunjuk-nunjuk ke arah jalan. Eh terus dia nanya nama saya siapa, nama teman saya siapa, terus dia nanya kami dari mana, terus dia nanya kami nginep di hotel mana, dan bodohnya saya dengan polosnya nyebut nama hotel tempat kami menginap, terus yang bikin shock dia nanya kamar nomor berapa….. wahhh… pas pertanyaan yang ini saya sudah langsung ngeri kalau nie India cumi mau aneh-aneh, terus saya bilangnya “wahhh…sorry…no boys…only girls… you better go. I think your wife is looking for you“. wkwkwkwkwkwkkk terus tuh India nanya ke teman saya dan teman saya jawab, “no English“. pinterrr….dia pura-pura tidak bisa bahasa Inggris. hahahahhahaha Terus akhirnya kami buru-buru kabur dari cowok itu. ^_^

Image may contain: people standing, sky and outdoor
Cable Car di Sentosa Island, Singapore
Image may contain: 1 person, sitting and outdoor
Naomi saat berada di dalam Cable Car menuju Sentosa Island, Singapore
Image may contain: table, plant, tree and outdoor
Cafe di Siloso Beach Singapore
Image may contain: one or more people, ocean, sky, outdoor, water and nature
Siloso Beach Sentosa Island, Singapore
Image may contain: one or more people, beach and outdoor
Siloso Beach Sentosa Island, Singapore
Image may contain: 2 people, people sitting, sky, outdoor and nature
Berselfie saat berada diatas Skyline Ride di Sentosa Island, Singapore
Image may contain: 1 person, smiling, standing, outdoor and food
Berfoto bersama ular phyton di sentosa Island, Singapore
Image may contain: 1 person, smiling, standing and outdoor
Naomi saat berfoto di depan icon Universal Studio Singapore

Dari Sentosa Island kami ke Holland Village. Di Holland Village ada toko yang jual baju-baju murah lho. Saya belanja dress cuma $3, wajib kesana deh. Terus yang saya suka banget dari Holland Village, makanan di foodcourtnya enak banget gila. OMG…. Oh iya, selama kami di Singapore kami selalu dapet makanan enak. Swear kalau saya ke Singapore lagi, harus banget balik ke Holland Village Market & Food Centre ini. Enaaaaakkkkkkk makanannya.

Image may contain: one or more people, shoes and outdoor
Holland Village Singapore
Image may contain: tree and outdoor
Holland Village Market & Food Center, Singapore. Tempat saya makan makanan yang enak banget
Image may contain: 2 people, people smiling, outdoor
Holland Village Food Court, Singapore

Dari Holland Village kami ke Bugis Street liat-liat belanjaan dan beli oleh-oleh. Buat yang mau belanja oleh-oleh murah saya rekomendasiin di Bugis Street. Di Chinatown, oleh-olehnya unik-unik dan bagus-bagus tapi harganya agak sedikit mahal. Kalau mau belanja yang mahal banget silahkan ke Orchad Mall… hehheheehe

Image result for bugis street singapore
Bugis Street Singapore

Dari Bugis Street kami balik ke hotel karena hati sudah senang dan badan sudah lelah… hehehhehehe Besoknya kami check out dari hotel dan pergi ke Kampung Glam/ Kampung Arab untuk makan siang. Di Kampung Glam kami berfoto di depan Masjid Sultan, kalau teman saya sih enak, dia sempat Sholat di Masjid Sultan jadi bisa lihat dalamnya masjid Sultan. Berhubung saya lagi pakai celana pendek jadi ya gak enak mau masuk ke masjidnya. hehhehehe Di Kampung Glam uda pasti banyak tempat makan halal secara ini kan kampung Arab yah.

Image may contain: sky, car and outdoor
Kampung Glam Singapore
Image may contain: 2 people, outdoor
Kampung Glam Singapore
Image may contain: 1 person, smiling, walking, sky, shoes and outdoor
Kampung Glam Singapore
Image may contain: outdoor
Naomi saat berfoto di Masjid Sultan Singapore

Dari Kampung Glam kami pergi ke tempat tujuan terakhir kita sebelum ke Bandara, yaitu Merlion Park. Kami naik MRT menuju stasiun City Hall, dari City Hall kami jalan kaki ke arah Esplanade. Selain di Merlion Park, kami juga berfoto di sekitaran Merlion Park seperti Victoria Theater and Memorial Hall dan lain-lain.

Image may contain: 1 person, smiling, standing and outdoor
Naomi saat berfoto di Merlion Park Singapore

Image may contain: 1 person, smiling, standing, sky, ocean, bridge, outdoor and water

Image may contain: outdoor
Esplanade Singapore
Image may contain: skyscraper, sky, outdoor and water
Esplanade Singapore

Image may contain: 1 person, standing, skyscraper, sky, shoes, child and outdoor

Image may contain: sky and outdoor
Naomi saat berfoto di Victoria Theater and Memorial Hall Singapore

Image may contain: 3 people, people smiling, outdoor

Setelah puas foto-foto di sekitar Merlion Park, kami jalan kaki lagi menuju stasiun MRT City Hall untuk menuju Bandara Changi. Sebenernya bisa juga naik MRT dari Esplanade, tapi nanti harus transit dulu, malah lebih jauh. Jadi kami pilih naik dari City Hall.

Kesimpulan dari liburan saya di Singapore ini seru dan asik. Saya suka banget sama negaranya karena bersih dan teratur banget. Ga ada polus, dan semua tempat bagus untuk berfoto. Pokoknya ok lha. Yang bikin sebel mungkin karena saya dan teman saya baru pertama kali ke Singapore dan kami belum terlalu detail risetnya dan karena kami tidak jago baca peta (saya doank kayaknya, temen saya sih ok ok aja baca petanya). hahahahhaa Alhasil ya kami jadi nyasar dan bingung nyari-nyari tempat tujuan. Dan yang paling penting adalah semua makanannya enak-enak banget dan harganya murah-murah banget. Untuk makanan murah-murah, tapi kalau untuk belanja mahal-mahal banget yah. hehehhehe Oh iya harga air mineral juga mahal $2 = Rp 20.000/botol. Terus yang bikin sedih semua wahana di Sentosa Island mahal-mahal banget. T_T Tapi kami cukup fun dan happy banget selama di Singapore walau kulit saya berubah jadi makin tan gitu deh. Hehehe

Well, sampai disini dulu yah cerita Naomi di Singapore. Sampai jumpa di trip Naomi selanjutnya… ^_^

With Love,

Naomi Indah Sari

You also can follow my instagram:

naomiindahsari

Or add me as friend on facebook:

Naomi Indah Sari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s